Minggu, 26 Mei 2013

Permainan tanda dalam iklan kopi saset Top Kopi

Iklan kopi saset Top Kopi jika dicermati selain terdapat muatan ideologi, sejatinya juga terdapat permainan-permainan tanda. Tanda itu merupakan representasi dari gejala yang dimiliki sejumlah kriteria seperti nama (sebutan), logo, peran, fungsi, tujuan, dan keinginan. Tanda itu berada diseluruh kehidupan manusia, maka itu berarti tanda dapat pula berada pada kebudayaan manusia, dan menjadi sistem tanda yang dapat digunakan sebagai pengatur kehidupan manusia[1].
                                                           Gambar 1
Lalu dimanakah letak permainan tanda dalam iklan kopi saset Top Kopi, jika kita mau mencermati permainan tanda itu terdapat pada logo kopi saset Top Kopi (lihat gambar 1). Tidakkah loga kopi saset Top Kopi mirip atau ada kesamaan dengan logo Star Back coffee (lihat gambar 2), lalu pertanyaannya kenapa kejadian ini terjadi?, karena pastinya ini bukan dalam posisi netral yang tidak memiliki maksut dan tujuan tertentu. Jika kita kembali pada asumsi tanda diatas bahwa tanda merupakan sistem tanda yang dapat digunakan untuk mengatur atau mengkontrol kehidupan manusia, baik secara sadar maupun tidak sadar (lebih mengarah pada sugesti). Dapat dipastikan logo yang digunakan kopi saset Top Kopi ditujukan untuk mengkontrol masyarakat untuk menciptakan gerakan konsumsi (konsumerisme).


Gambar 2

  Permainan tanda dalam logo kopi saset Top Kopi merupakan wujud gerakan imitasi dari produk Star Back coffee, yang digunakan untuk menjaring kelas menengah-bawah yang dimungkinkan memiliki keinginan untuk menikmat Star Back coffee, yang cederung menjadi konsumsi kelas atas. Ini dilatari konsumsi pada postmodernisme esensi konsumsi sudah mengalami pergeseran. Konsumsi saat ini lebih cenderung kepada produknya (yang didalamnya termuat nama dan logo), bukan kepada velue atau fungsinya. Luis Althuser mengatakan, bahwa dalam budaya kontemporer, banyak masyarakat melakukan konsumsi secara salah, sebab berkonsumsi bukan karena fungsi tapi semata  hanya esitensi (gaya hidup seseorang) yang lebih menojolkan ke identitas. 
  
            Permainan tanda ini merupakan wujud kelas sosial dijadikan objek yang ditawarkan melalui logo yang digunakan dalam kopi saset Top Kopi. Dimana dalam budaya kontemporer konsumsi menjadi identitas manusia. Fenomena ini akhirnya memicu munculnya gerakan masyarakata menengah-bawah berusaha untuk meniru gaya hidup kelas atas, meskipun barang/produk yang digunakan palsu. Dari fenomena ini ditengarai menjadi pemicu atau sebab kenapa kopi saset Top Kopi menggunakan logo yang mirip dengan logo Star Back coffee.


[1] Sobur, Alex. 2004. Analisis Teks Media, Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis Framing. hal 124